Kamis, 06 September 2012

Scream and Hear !


Puisi ini adalah hasil kolaborasi gue dan teman gue, Tini. Lets enjoy J

Tatap aku, tatap aku, aku meminta
Sepertinya tak mungkin
Kau tak melihatku
Tapi cukup sampai disini
Berhenti berlagak menatap bintang
Atau menunduk meneliti jalan
Sekali-kali sorotlah kesini
Ke pelangi yang meredup ini
Jangan membuatku membencimu
Sungguh lebih dari apapun kau bagiku
Aku hanya ingin seperti mereka
Cobalah mengerti…
Lihat aku kepompong yang terus menuai kekecewaan !
Beritahu aku sampai kapan kau mengurungku dibawah kaos  kakimu?
Dan harus sam[pai kapan ku harus memunafikkan hati?
Berpura-pura terlelap ditengah taman tulip
Sungguh indah tapi palsu
Untuk apa semua ini? Aku bertanya
Hei, mengapa kau hanya diam?
Sinar redup terus menertawaiku
Tolong hentikan langkah kakimu
Tengok ke belakang, walau sekali
Mungkin akan mencabut jarum dari dalam
Kau tahu?
Luka ini membutakanku dan mematahkan intan yang kau tanam
Haruskah aku terus bertengkar?
Aku benar benar lelah, sungguh….

NB: yang di cetak miring tulisan tini yang di bold tulisan gue :D

2 komentar: