Selasa, 10 April 2012
Stop you're pretending, Dije !
Ada yang bisa mengajariku untuk tidak berpura-pura lagi? Sungguh, aku lelah dengan ini semua. Mungkin ini salahku selalu kelihatan baik-baik saja di depan siapapun, apalagi di rumah. Tawa keras itu, senyum lebar itu, mungkin semuanya bukan kemauan hatiku. Aku berbohong. Ya, aku membohongi diriku sendiri, orang lain, apalagi ibu. Tapi, aku susah untuk cerita, aku malu, aku selalu memilih untuk menjadi pendengar.
Mungkin setealah aku bercerita tidak ada yang ingin berteman denganku lagi. Tatapan mereka padaku akan berubah. Itu adalah salah satu alasan kenapa aku memilih untuk 'berpura-pura' saja, aku tidak ingin ada yang berubah dalam hidupku, apalagi teman-temanku. Cukup aku sendiri. Sendiri. Entah Tuhan tahu atau tidak.
Jika aku boleh bertanya aku ingin bertanya salah siapa ini? takdirkah? tapi Tuhan-lah pembuat takdir itu. Dan orang-orang bilang Tuhan tak pernah salah, Dia Maha Sempurna. Lalu salah siapa ini? jika tak ada yang bisa menjawab, bertanya akan ku ubah pertanyaanku, Karena apa ini? Aku-kah? Atau Ayah Ibu? Atau mungkin teman-temanku? Entahlah....... Siapapun tolong hapus semua hal-hal mengerikan yang sudah terjadi dalam hidupku. Terserah dengan cara apa. Tip-X, penghapus, air mata, atau mungkin ludah.
Aku sudah cerita panjang lebar, tapi siapapun yang membacanya pasti bingung. Ya, begitulah aku pahamilah aku (kenapa jadi nyanyi? hehe) Aku tidak tahu harus mulai cerita dari mana. Mungkin aku ditakdirkan untuk menjadi pendengar.
Ibu: Tinggalkan apa yang kamu lakukan sekarang!
Ibu berteriak seperti itu barusan. aku harus mengakhiri ceritaku :D
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar